Jasta Eleven

Sabtu, 26 Oktober 2013

Manfred Freiherr Von Richthofen Pilot Legendaris Jerman

    Bagi penggemar Perang Dunia (War World) apalagi Perang Dunia I (War World I) pasti sudah tak asing dengan sang pilot legendaris Jerman yaitu "The Red Baron (Der Rote Baron)". Benar dia adalah Manfred Frehierr Von Richthofen ( 2 Mei 1892 - 21 April 1918), Umur yang masih muda bahkan terlalu muda. Nama Frehierr yang berarti Free Lord (=Tuan yang bebas) yang juga dapat mengartikan gelar kebangsawanan di eropa yaitu "Baron". Itulah sebabnya ia disebut "The Red Baron (Der Rote Baron)".


   Von Richthofen merupakan pilot tersukses dengan rekor menembak jatuh pesawat musuh sebanya 80. Dia merupakan hantu di eropa kala itu. Tapi dia tak menyukai perang karena beberapa rekannya yang gugur karena perang. Von Richthofen masuk ke dalam Squadron Jasta 11 (Jagdstaffel 11) dan menjadi pemimpin (Capt) Squad tersebut. Selain itu Richthofen juga terkenal dengan gelarnya sebagai the "Blue Max"
   Richthofen mungkin terkenal dengan pesawat Fokker Dr.1 triplane-nya. Tapi sebenarnya pesawat Albatro D.V-nya lah yang menjadi andalannya. Richthofen sangat menghormati dan dihormati lawannya. Pertempuran terakhir yang juga menjadi akhir hayatnya adalah pertempuran di sungai Somme. Saat itu Richthofen sedang mengejar sebuah pesawat Sopwith yang dikemudikan oleh Wilfried May, namun tidak disadari dari belakang pesawatnya Lt. Arthur Roy Brown. Peluru dari pesawat sang Letnan-pun mengenai dada Richthofen. Menurut pengakuan seorang prajurit Inggris Richthofen masih bisa mendaratkan pesawatnya.
Berikut beberapa pesawat milik "The Red Baron (Der Rote Baron)" :

 "Fokker Dr.1 Triplane"

"Albatros D.V   D III"


Cara Membuat Bom dari Gula dan Bohlam

Trik ini akan bermanfaat apabila digunakan dengan bijak.
Bahan yang diperlukan :
- Gula
- Korek
- Bohlam
- Kabel 5 - 10 meter
- Listrik
Langkah - Langkah :

1. Potong ujung korek (yang bisa menjadi api).
2. Satukan dengan gula lalu haluskan.
3. Lubangi bagian atas bohlam (lampu) atau bagian kacanya jangan sampai pecah.
4. Masukan serbuk tadi ke dalam bohlam sampai terisi 1/2 dari bohlam tersebut. (Bagian bohlam yang bercahayanya jangan sampai putus)
5. Setelah masuk sambungkan bohlam ke kabel
6. Aliri dengan listrik.

Maka bagian bohlam yang bercahaya tersebut akan membakar serbuk tadi jika tidak terjadi kesalahan maka akan meledak. Untuk komposisi serbuk gula dan korek tadi cari aja atau kira-kira.

N.B : serbuk tadi bisa diganti dengan mesiu 

Rabu, 23 Oktober 2013

Zaman Nano Sudah Di Depan Mata



Assalamu’alaikum Wr. Wb

Dipredikisikan oleh ilmuan melalui hipotesa. Manusia akan mengalami puncak intelejensia pada “Zaman Nano (Nano Age)” manusia pada masa itu sudah sangat akrab dengan yang namanya teknologi robotic. Dan diprediksikan pula manusia pada masa itu sudah mulai berpindah-pindah galaksi untuk mencari planet baru yang diprediksikan pula bumi saat itu  hancur atau kehabisan sumber dayanya. Lalu apa hubungannya dengan tabel  diatas? Hubungannya adalah seperti kita tahu manusia zaman dahulu memiliki ukuran yang sangat besar dan semakin besar tingkat intelenjisi manusia seiring zaman manusia berubah ukuran menjadi sangat kecil. Lalu apa yang akna terjadi jika manusia mencapai “Zaman Nano”? ukuran manusia mungkin bertambah kecil! Tapi dengan teknologi yang mereka miliki saat itu bisa saja manusia merekayasa genetika mereka yang secara tidak langsung bisa merubah ukuran tubuh, bentuk wajah,  fostur, berat, dan sebagainya.

Menurut para pakar manusia sekarang sedang dalam peralihan ke “Zaman Digital” atau zaman dimana mulainya persahabatan antara manusia dengan robotik. Kita juga bisa melihat secara langsung ukuran tubuh anak-anak sekolah mulai mengecil semakin sekarang, dibandingkan dengan anak-anak zaman dahulu yang memiliki tubuh yang lebih besar.  Manusiapun sekarang mulai menggunakan benda-benda mikro yang lebih mobile dan efektif contohnya saja seperti  oli mesin, obat-obatan, dan sebagainya.

Video Rekayasa Genetika Pada Tikus
                                                      

Lalu bagaimana menurut Islam tentang “Zaman Nano”? menurut saya pribadi hipotesa para ilmuan terlalu jauh mengingat manusia zaman sekarang sudah banyak kemungkaran dan bencana di bumi sudah merajalela. Buktinya invasi AS ke Suriah bisa jadi awal terjadinya Perang Dunia 3 yang dapat menghancurkan bumi mengingat teknologi sekarang sudah canggih dan sudah banyaknya senjata-senjata nuklir yang contoh dampak kecilnya bisa di llihat saat pemboman Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945) yang itu hanya dampak kecil dan sekarang mengingat teknologi nuklir yang semakin menggila dapat saja membuat bumi rata dengan tanah. Naudzubillahimindzalik. Lalu menurut Islam Zaman Nano akan identik dengan rekayasa genetika dan cloning, dalam beberapa pendapat rekayasa genetika atau cloning hukumnya relatif dari kegunaannya

Wassalamu’alaikum Wr. Wb